banjir jawa barat 2024 refleksi umat



Jawa barat memiliki intensitas hujan yang cukup besar akhir-akhir ini, debuhiter sendiri sudah merasakan beberapa hawa dingin setiap memasuki waktu malam setelah sebelumnya diguyur hujan lebat dua hari terakhir 7 - 8 November 2024. Jika di bulan bulan sebelumnya hawa panas dan el-nino melanda sebagian besar indonesia, fase kini berbeda sekali, intensitas hujan deras serta lama mengguyur tidak henti, hingga membuat beberapa tempat di jawa barat serta mengalami bencana banjir, hal yang sangat jarang sekali, apalagi untuk beberapa daerah dengan wilayah pegununungan.

Debuhiter teringat mengenai banjir ini dengan kisah saba yang sangat luar biasa, bukan berarti mengait ngaikatkan hanya saja diantara kita semoga dapat mendapat hikmah dari kisah sailal Aram. Yang melanda saba, serta merubahnya menjadi negeri yang hancur. Negeri tersebut pada awalnya adalah tempat yang subur ma’mur dan baldah tayyibah, hingga penduduknya banyak yang tidak bersyukur sehingga menyebabkan murka Allah, yang pada akhirnya didatangkan banjir besar yang menghancurkan dan bukan hanya menghancurkan, Al Quran menggambarkannya dengan menyapu negeri itu, artinya setelah dihancurkan negeri itu disapu bersihkan hingga tidak ada yang tersisa.

Dari kisah tersebut kita hendaknya mengambil pelajaran bahwa segala sesuatu adalah milik sang pencipta (kholik) dan harus di syukuri.

Beranjak dari kisah saba tersebut, debuhider merasa terketuk untuk wargi-wargi semua untuk senantiasa waspada akan potensi bencana di musim penghujan, biasanya dengan curah hujan yang terus menerus akan menyebabkan potensi banjir yang besar, bahkan ditahun 2024 ini banjir sudah tidak mengenal mana kota mana kampung, disapu saja jika meman banyak penyebab penyebabnya yang banyak. Kesadaran kita untuk senantiasa tanggap bencana serta waspada harus selalu jadi perhatian.

Dimusim penghujan pula banyak bermunculan hewan-hewan yang perlu diwaspadai karena terbawa oleh air, sehingga harus terus waspada ya debuhiter yang terhormat. Pembaca debu hikmah dimanapun berada. Elnino yang disusul dengan fenomena lanina yang melanda sebagian wilayah di indonesia harus lah menjadi kan kita sadar bahwa alam ini harus senantiasa di jaga dengan cara memeliharanya, tidak membuang sampah sembarangan, menjaga hutan, dan juga tidak mengeksploitasinya secara berlebihan, tentu adanya akibat pasti diawali oleh sebab-sebab.

Semoga kita bisa menjadi orang-orang yang senantiasa menjaga alam sekitar.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERTEMUAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB X - 1

PERTEMUAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB XI - 1 & 2 (SEBELAS SATU DAN DUA)