Hadiah Terbesar 8 Desember 2024, Syiria dan Refleksinya bagi Bangsa Indonesia



Selasa, 10 Desember 2024/ 07 Jumadil Akhir 1446 H.

Selamat Pagi debuhider sudah agak lama terasanya debuhiter tidak bersua dengan pembaca terhormat semua, entah kenapa walaupun baru dua hari belum menulis, tapi terasa berminggu, minggu, apa karena hati yang menggebu-gebu ingin menyampaikan tulisan ini. 

Minggu yang tidak disangka-sangka

Hari minggu dibulan Desember sebagaimana biasa, karena sedang memasuki cuaca hujan, senantiasa gerimis membasahi tanah-tanah Jawa Barat, debuhiter juga sudah hampir satu minggu tidak bisa nyuci baju, khawatir kalau gak bisa kering, apalagi hujan hampir tidak henti-henti mengguyur walau dengan intensitas yang berbeda-beda. Terutama beberapa hari kebelakang intensitas hujan deras yang mengguyur tidak henti menyebabkan beberapa daerah di Sukabumi mengalami banjir, dan sampai sekarang akses jalan menuju daerah sukabumi selatan sebagian besar lumpuh total, semoga wargi-wargi di sana bersabar dan Allah mudahkan segala urusannya. 

Bencana memang tidak dapat kita prediksi kapan terjadinya, hal yang menuntut kita terus waspada dan berhati-hati, dan berdoa semoga senantiasa ada dalam perlindungan Allah SWT. Dan beberapa akses jalan yang masih terputus itu pun menyebabkan beberapa daerah di Jampang dan Pelabuhanratu masih belum sepenuhnya pulih, bahan bakar bensin menurut beberapa informasi yang debuhider dapatkan masih sulit, dan listrik juga masih padam. Semoga segera Sukabumi serta beberapa daerah yang sedang berjuang dengan ujian, Allah permudahkan, serta wargi-wargi diberikan kekuatan serta ketabahan, bersabar dengan ujian ini. aamin.

Hadiah 08 Desember 2024

Selainpun dengan kondisi cuaca yang agak lain pagi itu, 08 Desember juga cuaca cukup cerah, membuat hati emak-emak, bahasa teranyar era 2020-an untuk mengistilahkan para ibu rumah tangga, senang karena bisa menjemur cucian. Apalagi hari senin itu sekolah sudah mau memasuki ujian Sumatif Akhir Semester (SAS) 2024, hayo nih  pada bingung SAS itu apa. Sambil bernostalgia dulu mengenai istilah di sekolah. Siapa yang belum tahu istilah THB terus ULANGAN, sebenarnya debuhider juga belum tahu THB itu apa. namun, sepemahan penulis THB itu ujian di akhir pembelajaran. Nah, mari kita berkenalan dengan istilah baru di dunia pendidikan indonesia 2024, untuk penamaan ulangan maupun ujian sekarang sudah di perbaharui menjadi Penilaian, jadi ada istilah PAS (Penilaian Akhir Semester) atau sekarang di sebut dengan SAS (Sumatif Akhir Semester).

Debuhider bayangkan senyum emak-emak yang bisa menjemur pakaiannya, dan yang tidak kalah berseriweannya adalah status Whatapps para ibu dengan emotikon matahari bersinar cerah. Secerah hati penulis saat tahu kabar gembira juga mengenai Damaskus dan Syam. Walaupun hal tersebut bukanlah menjadi kapasitas penulis berbicara mengenai hal tersebut (DISCLAIMER).

Setidaknya Bahwa Kedaulatan Rakyat 

Mari sejanak berpikir mengenai kalimat bijaksana para hukama: "Jika diam lebih baik, maka diam itu emas". Sesuatu yang menjadi asumsi dan pendapat masing-masing susah untuk di singkirkan dari sebuah pendapat atau pemikiran. Fakta-fakta lapangan kadang masih keruh dengan pola pikir dan pendapat sebagian golongan. Tetapi yang tidak dapat di bohongi adalah senyum-senyum dan takbir rakyatnya. 

Debuhiter tak bisa menggambarkan bagaimana perasaan warga-warganya yang bertakbir, sambil merekah lebar bibirnya, karena konflik yang berkepanjangan yang telah melanda negeri para nabi ini. Tidak salah bahwa imannya orang-orang syam itu agak lain, istilah sekarang berkelas. Mungkin begitu juga iman para pejuang-pejuang indonesia masa perjuangan dahulu, semangat tersebutlah yang bisa debuhider perkirakan yang merekah dari orang-orang indonesia ketika mendengar bahwa 17 Agustus 1945 presiden Soerkarno dan Muhammad Hatta memproklamirkan bahwa negara ini telah benar-benar menyatakan tidak akan tunduk pada penjajahan lagi. 

Dan amanat undang-undang yang telah menyatakan :"Bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan pri-kemanusiaan dan pri-keadilan". Makna kemerdekaan yang tentunya penuh dengan kekaburan, dan tidak dapat di rasakan kecuali dengan pemahaman yang benar-benar bulat, kemerdekaan yang hakiki dan nyata hanya dapat didefinisikan oleh para perindunya.

Menjaga eksistensi bangsa adalah dengan saling rukun

Satu lidi tidak akan bisa membersihkan dedaunan, hanya dengan sekumpulan lidi maka menyapu akan menjadi mudah. Begitu pula sebuah negara dan bangsa, keberadaannya tidak akan tegak kecuali dengan saling menghormati, saling menghargi sepenuhnya akan arti persatuan. Pertentangan hanya akan membawa kepada kelemahan, dan akan membuat musuh-musuh senang, dalam sebuah pidato presiden ke 5 RI megawati soekarno putri pernah berkata: "Mengentarkan musuh tidak selalu dengan berperang, dengan mempertontonkan persatuan, kesiagaan serta kedisiplinan maka musuh akan menjadi gentar". 

Dalam sebuah wawancara dengan CNN, pemimpin oposisi Suriah Abu Muhammad Al Golani menyatakan pernyataan bahwa, persatuan warga suriah harus di utamakan untuk tetap mengeksistensikan kemerdekaan tersebut. Baik siapapun itu, dimanapun itu tidak memandang latar belakang. Tapi persatuan tetaplah yang ingin dibangun dari suatu bangsa. Betapa kita saksikan di tahun 2024 ini, kehancuran yang disebabkan oleh perpecahan. Namun begitu persatuan adalah sesuatu yang mudah untuk di ucapkan namun perlu kekuatan untuk mewujudkannya, serta perlu bertasamuh dan tenggang rasa dalam menginplementasikannya.

Mari saling introspeksi Bagaiman peran kita

Mari sekarang introspeksi diri, bagaimana cara kita untuk menjaga bangsa ini, diantaranya dengan cara:
  • Saling menghormati pri kemanusian dan saling menjaga integritas bangsa hidup rukun
  • Rajin mengaji dan belajar, agar negara ini bisa bersaing dengan negara lainnya
  • Bela negara dengan potensi masing-masing
  • Cinta produk Indonesia walaupun sulit
  • Disiplin jangan malas
  • Jauhi perbuatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain seperti berjudi yang sekarang ini sedang menjamur, karena judi melemahkan semangat berjuang
  • Jangan saling mencaci, tetapi saling menyayangi
  • Sesama harus berempati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERTEMUAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB X - 1

PERTEMUAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB XI - 1 & 2 (SEBELAS SATU DAN DUA)