Cara Memperbaiki Cara Komunikasi Dalam Public Speaking

Berkomunikasi adalah cara kita menyampaikan suatu pesan kepada orang lain. Dengan berkomunikasi pesan dan ide yang akan di sampaikan dapat tersampaikan secara langsung kepada pendengar. Komunikasi akan menjadi efektif dan pesan yang hendak disampaikan dapat terlaksana secara baik dengan didukung oleh perbaikan bagaimana kita menyampaikan pesan tersebut. Dalam tulisan kali ini penulis akan menyampaikan beberapa tips yang bisa pembaca terapkan untuk menjadi pembicara yang efektif.

Sampaikan Pesan secara Jujur

Komunikasi yang baik adalah yang jujur. Jujur terhadap pesan (isi)-nya, dan jujur cara penyampaiannya. Komunikasi yang jujur dan tanpa terlalu dibuat-buat membuat pendengar merasa nyaman, orang yang mendengarkan akan fokus karena kejujuran kita, dan bukan curiga karena hal yang disembunyikan. Berbicara apa adanya serta menjadi diri sendiri ketika menyampaikan isi tersebut membuat pembicaraan kita lebih mengalir.

Bila Tidak dapat Menjadi diri Sendiri, Coba Perbaiki Beberap hal berikut:

Relax dan Tidak Tegang Serta Atur Nafas yang baik

Saat berbicara didepan umum kita mudah menjadi gugup, kalau kita gugup pesan yang hendak disampaikan menjadi kabur, konsentrasi kita terganggu sehingga saat berbicara menjadi tidak lancar. Atur pernafasan ketika berbicara, dengan bernafas yang baik dan rilex maka kita akan sedikit lancar ketika hendak berbicara. Gunakan pernafasan perut (pernafasan Diagframa). Pernafasan perut membuat nafas lebih stabil dan tidak ter-engah engah saat berbicara membuat ucapan kita lebih stabil dan enak di dengar.

Hilangkan Kata-Kata yang Tidak Perlu

Saat berbicara kita kadang mengeluarakan kata-kata yang tidak perlu, seperti emm, ya, baik, eu... atau suara-suara lain yang disisipkan di setiap bait kata yang akan di ucapkan, walaupaun tidak berpengaruh signinifikan, dan pesan masih tetap tersampaikan, kata-kata tersebut lama-kelamaan membuat pembicaraan dan pembawaan kita dalam public speaking sedikit terganggu. Sehingga kualitas komunikasi kita menjadi sedikit menurun. Berlatih untuk diam ketika hendak mengucapkan kata-kata tersebut dan tetap relax saat hendak berkomunikasi.

Gaya Bicara Kita di Tentukan Juga oleh Komunikasi Tubuh Kita

Saat berbicara, para pendengar bukan hanya mendengar kata yang kita ucapkan meraka pun tertuju pada penampilan kita, bagaimana gerak tangan tubuh kepala sampai dengan ujung kaki kita menyampaikan pesan lainnya. Sehingga bahasa tubuh ketika berbicara didepan umum harus senantiasa kita perhatikan. Ketika hendak berbicara coba posisikan tubuh senyaman mungkin. agar stabil cobalah berdiri tegak ke depan, buka sedikit jarak atar kedua kaki dan menghadap ke audien dengan yakin. serta gunakan komunikasi tubuh baik tangan dengan cara menaruh kedua tangan tepat di depan perut dengan posisi rilex, serta gestur tangan yang terbuka. 

Dengan gestur terbuka dan stabil audien akan semakin nyaman dan terbuka dengan kita, sehingga komunikasi bukan hanya dari kita sebagai penyampai pesan, tetapi juga dari audience sebagai pendengar akan turut merasa aktif terlibat dalam komunikasi.

Menjaga Penampilan dan Kebugaran Fisik

Tidak dipungkiri komunikasi akan melibatkan visual diri kita. dengan tubuh yang sehat serta suara yang jelas dan lantang komunikasi akan semakin menarik ditambah penampilan luar kita agar tetap rapi dan bersih, hal-hal tersbut menjadikan komunikasi yang kita laksanakan semakin berkesan.

Pandangan Pertama

Saat pertama kali masuk ke aula atau panggung, pendengar pertama kali akan melihat kita dan selama beberapa detik pertama usahakan kita mendapatakan kepercayaan audience dan daya tarik di menit-menit awal, sehingga pemirsa akan semakin terhubung dengan kita dan penasaran dengan apa yang akan disampaikan oleh kita.

Nah itu dia tips yang bisa pembaca semua ketika hendak menyampaikan pidato maupun berbicara didepan umum dengan tujuan lainnya, semoga berhasil untuk sedikit memperbaiki kualitas komunikasi kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERTEMUAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB X - 1

PERTEMUAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB XI - 1 & 2 (SEBELAS SATU DAN DUA)